5..TOKYO REVENGERS



Tokyo Revengers mengawali kisah dari sosok remaja SMP bernama Hanagaki Takemichi yang saat itu menjalani kehidupan sempurna.

Baginya masa-masa SMP adalah fase hidup paling indah. Ia memiliki kekasih cantik yaitu Tachibana Hinata dan ada juga teman-teman sebaya yang hebat mengelilinginya.


Tak hanya itu, masa sekolah Hanagaki sangat penuh warna dan hampir selalu berbahagia setiap waktu. Tapi setelah lulus sekolah, Hanagaki seakan bukan siapa-siapa lagi bahkan nasibnya sangat malang.

Kehidupan Hanagaki berubah drastis menjadi pemuda berusia dewasa namun payah, pecundang, dan tidak memiliki tujuan hidup jelas.

Hanagaki pun kerap membandingkan takdir hidupnya dengan teman-teman lain karena dianggap lebih beruntung daripada dirinya.

Kekasihnya, Hinata bahkan harus pergi selamanya usai menjadi korban pembunuhan akibat bentrokan kejam Geng Tokyo Manji dan tidak berhasil diselamatkan.

Padahal Takemichi sangat mencintai dan menyayangi kekasihnya yang sudah cukup lama mengisi hari-harinya jadi lebih berwarna.


Dalam sinopsis Tokyo Revengers dikisahkan pula momen ajaib yang dialami Hanagaki. Satu hari ia sedang berdiam diri di stasiun dan tiba-tiba tubuhnya didorong ke arah rel ketika kereta yang melaju kencang.

Anehnya, Hanagaki tidak tewas atau terluka parah. Melainkan tetap sehat, selamat, dan justru mendapat keajaiban.

Usai kejadian di stasiun kereta itu Hanagaki mengalami perjalanan waktu kembali ke masa-masa SMP yang ia sebut sebagai fase hidup terindah.

Hanagaki pun menyadari bahwa ia seakan mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki takdir hidupnya supaya tidak menjadi Hanagaki payah dan pecundang.

Kembali ke masa remaja membuat Hanagaki menyusun misi perbaikan hidup. Salah satunya menyelamatkan Hinata agar terhindar dari korban pembunuhan.

Tak hanya itu, ia pun memiliki impian terbesar untuk hidup lebih baik dari takdir sebelumnya dan bisa berbahagia bersama Hinata.


Melansir Myanimelist, anime Tokyo Revengers yang tayang pada April hingga September 2021 ini mendapat rating mencapai 8,13/10.


Komentar